blog-indonesia.com
Tampilkan postingan dengan label Mentalitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mentalitas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Agustus 2012

Kalung Anisa


Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia  Lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik.
Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya. Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli.
 Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik. Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya.
"Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... "
 Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp 15,000.
Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas. Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten...
 "Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki Kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi. Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?"
 Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya. "Terimakasih..., Ibu"
Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya. Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur.
Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab,kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau...
 Setiap malam sebelum tidur, ayah Anisa membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita,
 Ayah bertanya "Anisa..., Anisa sayang Enggak sama Ayah ?"
 "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !"
 "Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu...
 "Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga
 "Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.
 Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, "Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah?"
 "Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah?".
 "Kalau begitu, berikan pada Ayah Kalung mutiaramu."
 "Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.."Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain.
Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk ke kamarnya, Anisa sedang duduk di atas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. air mata membasahi pipinya..."Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?" Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya.
Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya" Kalau Ayah mau...ambillah kalung Anisa"
 Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa. Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih...sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa..."Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan ? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau"
Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.
Demikian pula halnya dengan Allah S.W.T. terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa : Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan. Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita yakin tidak akan Allah mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.

Sumber : Daarut Tauhid

Senin, 06 Agustus 2012

Sukses dan Kecerdasan

Kecerdasan secara umum dipahami pada dua tingkat. Pertama, kecerdasan sebagai suatu kemampuan memahami informasi yang membentuk pengetahuan dan kesadaran. Kedua, kecerdasan sebagai kemampuan untuk memproses informasi sehingga masalah-masalah yang kita hadapi dapat dipecahkan (problems solved) dan dengan demikian pengetahuan pun bertambah. 
Jadi mudah dipahami bahwa kecerdasan adalah pemandu bagi kita untuk mencapai sasaran-sasaran kita secara efektif dan efisien. Dengan kata lain, orang yang lebih cerdas, akan mampu memilih strategi pencapaian sasaran yang lebih baik dari orang yang kurang cerdas. Artinya orang cerdas mestinya lebih sukses dari orang yang kurang cerdas.
Yang sering membingungkan ialah kenyataan adanya orang yang kelihatan tidak cerdas (sedikitnya di sekolah) ternyata kemudian tampil sukses, bahkan lebih sukses dari rekan-rekannya yang lebih cerdas, dan sebaliknya.
Sepuluh Elemen Sukses Ada dua alasan mengapa hal di atas terjadi. Pertama, bahwa kecerdasan memang bukan satu-satunya elemen sukses. 

John Wareham (1992), umpamanya, mengatakan ada sepuluh unsur pokok untuk menjadi eksekutif yang sukses yaitu:
(1) kemampuan menampilkan "persona" (topeng) diri yang tepat,
(2) kemampuan mengelola energi diri yang baik,
(3) kejelasan dan kesehatan sistem nilai pribadi dan kontrak-kontrak batin,
(4) kejelasan sasaran-sasaran hidup yang tersurat maupun yang tersirat,
(5) kecerdasan yang memadai (dalam arti penalaran),
(6) adanya kebiasaaan kerja yang baik,
(7) keterampilan antarmanusia yang baik,
(8) kemampuan adaptasi dan kedewasaan emosional,
(9) pola kepribadian yang tepat dengan tuntutan pekerjaan, dan
(10) kesesuaian tahap dan arah kehidupan dengan espektasi gaya hidup.

Dale Carnegie (1889-1955), bahkan tidak menyebutkan kecerdasan secara eksplisit (dalam pengertian umum) sebagai elemen keberhasilan. Ia mengatakan bahwa untuk berhasil dibutuhkan sepuluh kualitas yaitu:
(1) rasa percaya diri yang berlandaskan konsep diri yang sehat,
(2) keterampilan berkomunikasi yang baik,
(3) keterampilan antarmanusia yang baik,
(4) kemampuan memimpin diri sendiri dan orang lain,
(5) sikap positif terhadap orang, kerja, dan diri sendiri,
(6) keterampilan menjual ide dan gagasan,
(7) kemampuan mengingat yang baik,
(8) kemampuan mengatasi masalah, stres, dan kekuatiran,
(9) antusiasme yang menyala-nyala, dan
(10) wawasan hidup yang luas.

Jadi jelaslah bahwa kecerdasan, yang biasanya diukur dengan skala IQ, memang bukan elemen tunggal atau tiket menuju sukses. Perlu dicatat di sini bahwa John Wareham menyimpulkan hal di atas sesudah ia mewawancarai puluhan ribu calon eksekutif dan mensuplai ribuan eksekutif ke banyak perusahaan, dalam peranannya sebagai "head hunter". Dale Carnegie juga tiba pada kesimpulannya sesudah ia mewawancarai banyak tokoh sukses kontemporer pada jamannya dan sesudah membaca ribuan biografi dan otobiografi orang-orang sukses dari segala macam lapangan kehidupan.

Berpikir Kreatif


Diperlukan kemampuan berfikir kreatif untuk dapat mempertahankan hidup. Juga bagi mereka yang ingin bergerak serta hidup dalam gelombang perubahan yang cepat saat ini. Marmut dan dinosaurus, adalah sebagian dari binatang yang tidak akan pernah lagi di lihat didunia, dan saat ini ada 400 species lagi dalam daftar tunggu yang akan segera punah. 
Bagaimana dengan manusia ? Secara species tidak punah, tetapi institusi mereka yang punah dan tersingkir ! Beberapa tahun terakhir ini ada beberapa institusi besar yang menghilang dari peredaran, perusahaan pesawat terbang Fokker dan perusahaan elektronik terbesar tahun 80'an ITT telah bangkrut. Dan masih banyak lagi lainnya. Hal ini disebabkan tingginya kompetisi, meningkatnya permintaan pelanggan, kontrol lingkungan semakin ketat, permintaan SDM unggul dan perkembangan teknologi yang sangat cepat. Semua faktor tersebut bergabung menyatu untuk mengancam dan menantang. Yang mati adalah mereka yang gagal mengatasi, gagal beradaptasi atau gagal berubah sesuai dengan zamannya.
Kreatifitas bukanlah monopoli hak orang genius saja. Ternyata IQ tidak menjadikan jaminan terhadap orang yang mempunyai kemampuan berfikir secara praktis, cekatan, orisinil dan kreatif. Sikap kreatif harus didukung oleh kecerdasan emosional -

EQ. Adapun segi- segi mental orang kreatif adalah :
1. Selalu belajar untuk menjadi seorang inovator yang terbaik
Seorang yang selalu mencari, menyesuaikan dan mengimplemantasikan ide- ide, baik yang baru maupun yang sudah lama. Carilah ide-ide secara aktif melalui cara membaca, pembacaan sepintas, membuat intisari dan lain sebagainya atas katalog-katalog, buku-buku laporan, dan lain sebagainya.

2. Ubahlah Kebiasaan dan citra diri anda
Jadilah seorang yang progresif, kembangkanlah atribut-atribut dan motivasi yang di butuhkan. Kembangkanlah sikap mencintai ide-ide, hal-hal, cara-cara, sistem-sistem dan teknologi-teknologi baru. Tuangkanlah ide-ide anda ke dalam bentuk tulisan.

3. Lakukanlah tindakan
Milikilah keberanian dan keparcayaan diri untuk menjadi inovator. Jadilah orang yang berbeda. Kegagalan memang akan muncul, namun kita akan belajar dari adanya suatu kesalahan. Emosi akan dapat membantu munculnya kreatifitas --- Kendalikanlah stress. Tekunlah selalu !!

4. Terimalah perubahan dan tantangan suatu masalah dengan tangan terbuka. Jadilah seorang dengan pikiran yang terbuka dan fleksibel.

5. Terapkanlah ide-ide pada setiap sudut kehidupan anda
Dalam kehidupan pribadi anda, karir, sekolah, bisnis dan di manapun juga. Ajukanlah selalu pertanyaan: "Dengan jalan lain yang bagaimana saya dapat melakukannya ?" Hasilkan suatu pemecahan masalah, ide-ide, konsep dan teori-tori yang inovatif dan kreatif. Jadilah peka terhadap setiap kesempatan-kesempatan baik.

6. Pelajarilah tentang inovasi, perubahan dan kreatifitas sebagaimana anda berusaha untuk memenangkan diterimanya ide anda. Didiklah diri anda sendiri. Ambillah kursus-kursus yang tersedia. Kembangkanlah gairah terhadap adanya masalah yang anda hadapi. Belajarlah menjadi anggota suatu tim kerja, pemimpin dan inovator yang baik.

7. Milikilah selalu rasa ingin tahu dan jadilah seorang pengamat : Kembangkanlah semangat anda untuk mencari informasi. Inilah satu-satunya cara untuk dapat mengenali awal mula masalah yang sebenarnya. Hindarilah pertentangan cara berfikir anda. Temukanlah faktor-faktor yang dapat dijadikan kunci utama.

8. Bertanyalah selalu
Mengapa, Apa, Yang Mana, Di Mana, Kapan, Siapa, Bagaimana, dan Apabila. Refleksikanlah selalu terhadap setiap aspek dari masalah anda. Jangan terlalu capat berprasangka terhadap ide-ide.

9. Kembangkan daya berfikir reflektif dan kemampuan-kemampuan berfikir anda
Bermimpilah siang hari tentang masalah anda. Meloncatlah kesana kemari di antara daya nalar, kritis, khayalan dan berfikir melantur. Perbaikilah tingkat kemampuan berfikir anda melalui cara mempelajari sesuatu dan mempraktekkannya.

10. Bangunlah dasar pengetahuan dan intuisi anda melalui kegiatan membaca dan lain-lainnya
Jagalah kerapian arsip anda. Belajarlah tentang cara bagaimana melakukan penelitian dan cara memvisualisasikan.
Kita perlu memiliki pengetahuan umum seluas mungkin, bacalah bidang apa saja. Belajar apapun tidak ada ruginya, jika anda mampu menggunakan asas manfaat. Mulailah dengan rajin mencatat, membuat dokumentasi dan jagalah kerapian arsip anda. Milikilah konsep-konsep pemandu atau "pisau-pisau tajam" untuk membedah permasalahan.
Selamat mencoba !

8 Prinsip Kesuksesan




1. Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang
Sylverter Stallone sebelum menjadi bintang film terkenal, dia sangat miskin. Ia ditolak ratusan kali tetapi ia berprinsip “Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang. Hari ini tidak diterima, tidak berarti akan ditolak selamanya.”

2. Tidak ada kegagalan, hanya ada keberhasilan
“Sukses itu tidak final sifatnya dan kegagalan itu tidak fatal sifatnya.” Winston Churchill
“Kegagalan bukan berarti jatuh. Kegagalan berarti tetap disana bila Anda sudah jatuh.” Anonim Thomas Alfa Edison (1847 – 1931) dalam penciptaan lampu bola, gagal 9.999 kali. Banyak temannya menyarankan agar ia menghentikan percobaan tersebut. Tetapi ia menjawab, “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa 9.999 jenis bahan mentah ini tidak bisa dipakai. Aku akan meneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yang cocok.

3. Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan saya Ingatlah selalu, orang sukses senantiasa mencari jalan, sedangkan orang gagal selalu mencari alasan.

4. Semua yang terjadi adalah yang terbaik
Setiap kali muncul masalah atau tantangan, beri tahulah diri sendiri, “Apapun yang diberikan oleh Tuhan, pasti ada alasannya. Semua pasti ada hikmahnya guna menunjang kesuksesan kita.”

5. Kalau saya mau, saya pasti bisa!
Sekalipun buta, tuli dan bisu, Hellen Keller tidak kehilangan semangat untuk menjalani hidupnya dan bercita-cita menjadi pendidik. Ia percaya bahwa apabila seorang berani menghadapi cahaya matahari, maka bayanh-bayang akan tertinggal dibelakangnya. Akhirnya impiannya menjadi kenyataan.
Napoleon Bonaparte pernah berkata, “Tidak mungkin adalah kata yang hanya muncul di kamus orang bodoh.” Robert Schuller mengatakan “masa – masa sulit tidak pernah berakhir, namun orang-orang tegar selalu dapatmengatasinya).

6. Tidak ada kesuksesan tanpa Komitmen
Michael Jackson mulai berlatih menari sejak usia 5 tahun. Ia melakukan latihan 2 jam setiap hari dan tidak pernah berhenti selama 30 tahun. Jachie Chan, superstar Asia, berusaha lebih dari 30 tahun baru menjadi seorang bintang film internasional.
“Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.” Thomas Edison

7. Orang yang ingin sukses tidak pernah putus asa
Mohammad Ali, “Hanya orang yang pernah merasakan getirnya kekalahan yang dapat menjangkau jiwanya dan bangkit kembali dengan kekuatan yang sedikit lebih besar, yang dibutuhkannya untuk menang ketika pertandingannya seri.”

8. Tidak ada sesuatu yang abadi, perubahan adalah abadi

Mahatir Mohammad, “Milenium baru akan membawa tantangan baru di semua bidang. Kita tidak bisa lari dari perubahan ini. Yang penting adalah bahwa kita siap menanggung semua peristiwa dan meraih kesempataan yang bisa kita peroleh dari perubahan ini.”

Kamis, 02 Agustus 2012

8 Prinsip Kesuksesan



1. Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang
Sylverter Stallone sebelum menjadi bintang film terkenal, dia sangat miskin. Ia ditolak ratusan kali tetapi ia berprinsip “Masa lalu tidak sama dengan masa yang akan datang. Hari ini tidak diterima, tidak berarti akan ditolak selamanya.”

2. Tidak ada kegagalan, hanya ada keberhasilan
“Sukses itu tidak final sifatnya dan kegagalan itu tidak fatal sifatnya.” Winston Churchill
“Kegagalan bukan berarti jatuh. Kegagalan berarti tetap disana bila Anda sudah jatuh.” Anonim Thomas Alfa Edison (1847 – 1931) dalam penciptaan lampu bola, gagal 9.999 kali. Banyak temannya menyarankan agar ia menghentikan percobaan tersebut. Tetapi ia menjawab, “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa 9.999 jenis bahan mentah ini tidak bisa dipakai. Aku akan meneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yang cocok.

3. Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas kehidupan saya Ingatlah selalu, orang sukses senantiasa mencari jalan, sedangkan orang gagal selalu mencari alasan.

4. Semua yang terjadi adalah yang terbaik
Setiap kali muncul masalah atau tantangan, beri tahulah diri sendiri, “Apapun yang diberikan oleh Tuhan, pasti ada alasannya. Semua pasti ada hikmahnya guna menunjang kesuksesan kita.”

5. Kalau saya mau, saya pasti bisa!
Sekalipun buta, tuli dan bisu, Hellen Keller tidak kehilangan semangat untuk menjalani hidupnya dan bercita-cita menjadi pendidik. Ia percaya bahwa apabila seorang berani menghadapi cahaya matahari, maka bayanh-bayang akan tertinggal dibelakangnya. Akhirnya impiannya menjadi kenyataan.
Napoleon Bonaparte pernah berkata, “Tidak mungkin adalah kata yang hanya muncul di kamus orang bodoh.” Robert Schuller mengatakan “masa – masa sulit tidak pernah berakhir, namun orang-orang tegar selalu dapatmengatasinya).

6. Tidak ada kesuksesan tanpa Komitmen
Michael Jackson mulai berlatih menari sejak usia 5 tahun. Ia melakukan latihan 2 jam setiap hari dan tidak pernah berhenti selama 30 tahun. Jachie Chan, superstar Asia, berusaha lebih dari 30 tahun baru menjadi seorang bintang film internasional.
“Kebanyakan orang gagal adalah orang yang tidak menyadari betapa dekatnya mereka ke titik sukses saat mereka memutuskan untuk menyerah.” Thomas Edison

7. Orang yang ingin sukses tidak pernah putus asa
Mohammad Ali, “Hanya orang yang pernah merasakan getirnya kekalahan yang dapat menjangkau jiwanya dan bangkit kembali dengan kekuatan yang sedikit lebih besar, yang dibutuhkannya untuk menang ketika pertandingannya seri.”

8. Tidak ada sesuatu yang abadi, perubahan adalah abadi

Mahatir Mohammad, “Milenium baru akan membawa tantangan baru di semua bidang. Kita tidak bisa lari dari perubahan ini. Yang penting adalah bahwa kita siap menanggung semua peristiwa dan meraih kesempataan yang bisa kita peroleh dari perubahan ini.”

15 KIAT MENDAPATKAN PENGHASILAN EKSTRA


Anda orang kantoran dengan single income? Sudah nggak zamannya lagi. Ternyata di sekeliling Anda bertaburan peluang penghasilan ekstra.
Satu fakta besar, hampir semua pekerja pegawai kantoran (swasta maupun pegawai negeri) di level menengah ke bawah, mengeluhkan lamban dan kecilnya tingkat kenaikan gaji. Bahkan posisi-posisi tertentu begitu kejamnya, tanpa kenaikan gaji. Perusahaan selalu mengisi posisi tersebut dengan orang-orang baru, yang digaji dengan standart yang sama, dari tahun ke tahun. Siapa yang salah?
Tidak perlu saling tuding. Itu tidak produktif. Bagusan otak dipakai untuk mencari bisnis sampingan, supaya ada penghasilan ekstra. Siapa tahu, bisnis sampingan bisa jadi andalan jika ada gelombang PHK? Beruntung sekali, pekerja kantoran umumnya berhak libur hari Sabtu dan Minggu. Inilah waktu-waktu emas bagi pemburu extra money.
Diperlukan kemauan menggali potensi, unjuk diri, rajin cari informasi, sedikit keberanian menjual, maka peluang dan kesempatan akan tumbuh bak jamur di musim hujan. Tidak percaya? Simak 15 tips berikut ini:

1. Modal Fisik
Punya wajah lumayan manis, suara merdu mendayu, rambut lurus atau kribo, bodi tubuh yang oke, senyum menawan, semuany bisa menjadi modal. Umumnya dunia hiburan menyukai hal-hal tersebut. Jika Anda mempunyai sesuatu yang khas, jangan sungkan sedikit membukanya kepada khalayak. Ingat, dari Tessy sampai Ari Sihasale, semuanya punya keunikan dan penggemar tersendiri. Sering-seringlah berada di tengah kerumunan orang, sedikit unjuk diri, dan bersiap-siap ketangkap pencari bakat aja ...

2. Kenali Bakat
Jika modal fisik pas-pasan, jangan patah arang. Sadarilah, setiap orang pasti dibekali bakat. Jangan remehkan bakat bicara, melucu, menjual, menyanyi, menari, keuletan, rasa ingin tahu, pandai memperbaiki barang rusak, gudang ide, pandai berfantasi, dll. Galilah! Anda bakat bicara dan melucu, bersiap-siaplah jadi MC di berbagai acara. Mulai saja dari tingkat RT, lalu ke perusahaan-perusahaan. Honornya lumayan!

3. Bisniskan Hobi
Jangan anggap enteng hobi-hobi seperti puisi, mengarang, menggambar, melukis, memotret, koleksi barang langka, koleksi buku, browsing internet, naik gunung, arung jeram, panjat tebing, diskusi, dll. Jika bakat munculnya kala-kala saja, hobi biasanya ditekuni. Suka nulis, bersiaplah jadi freelance copywriter di berbagai agen iklan atau media. Suka berpetualang, bersiaplah menemani eksekutif-eksekutif yang kepengin refreshing. Senang dapat, duit dapat!

4. Standar Kualitas
Kemaslah bakat, hobi, atau kemampuan tersebut sehingga layak dijual. Asah sampai memenuhi standar profesional. Jika Anda komersialkan tulisan, menulislah sesuai standar-standar yang baku. Jika membisniskan wisata pertualangan, berikan jaminan keamanan, keselamatan,
kenyamanan, kemudahan, sistem rapi, standar tarif, dll. Konsumen atau klien suka paket-paket penawaran yang praktis.

5. Standar Tarif
Anda harus tahu berapa tarif, fee, atau honor yang layak Anda terima. Caranya? Rajin-rajinlah bertukar informasi dengan sesama freelancer. Kadang spekulasi besarnya fee bisa dipakai, meski selalu berisiko. Jika gagal menegosiasikan jumlahnya, tawarkan barter (barang atau jasa).

6. Semua Profesi Oke
Apapun profesi atau pekerjaan tetap Anda, pasti ada yang bisa 'dikaryakan' di luar jam kerja resmi. Anda sopir kantor, beri kursus nyetir. Anda PR dan bisa memotret, cari orderan di pesta perkimpoian yang membludak tiap Sabtu-Minggu. Anda sekretaris, terima ketikan skripsi atau jadi transkriptor. Dengan keahlian dan standar kualitas tertentu, apes-apesnya Anda bisa jadi konsultan.

7. Promosikan Langsung
Sebagus apapun kemampuan dan bakat, jika orang tidak tahu, tidak bakal ada order. Maka hukumnya super wajib, promosikan secara langsung. Beritahu setiap teman dan kenalan, Anda punya penawaran jasa atau produk tertentu. Friend, aku bisa bikin proposal, bikin taman, bikin patung, bikin lukisan, ada order ..?!

8. Kartu Nama
Bukan sekedar kartu nama biasa, tapi kartu nama yang menginformasikan jasa atau produk yang bisa Anda tawarkan (business card). Jangan ragu untuk punya 3-5 kartu bisnis, dan berikan kepada siapa saja. Selalu beri lebih dari satu kartu nama. Yang ini buat you, yang satunya buat sobat you ..! Kartu yang menarik pasti memancing orang bertanya. Sangat efektif untuk menarik perhatian orang yang baru dikenal. Jika mereka bertanya, silakan prospek ...

9. Mintalah Referensi
Kadang teman atau kolega lagi tidak butuh penawaran Anda. Tapi ingat, mereka juga punya relasi. Maka jangan ragu untuk meminta referensi. Misalnya: guys, di kantor ada yang butuh dibantuin bikin pidato atau nulis makalah? Kasih tau aku ya ...

10. Menu Bicara
Proyek-proyek atau bisnis sampingan harus digali dan ditemukan. Setiap kali bertemu teman, kenalan baru, atasan, kolega bisnis, selalu sempatkan bertanya, Ada BS (Bisnis Sampingan) ndak?. Apa yang bisa diobyekin nih? Jadikan pertanyaan ini sebagai menu pembuka atau penutup setiap ketemu relasi. Pembicaraan akan lebih bergairah, peluang pun bakal sering mampir.

11. Dewa Penolong
Di balik setiap keluhan dan problem, pasti ada peluang bisnis. Maka, jadilah pendengar yang baik, sekaligus dewa penolong. Waduh, komputerku kok lambat banget ya ... keluh bos Anda. Ingat, banyak orang yang takut ketipu dan tidak mau repot. Mereka andalkan orang yang dikenal baik. Jika punya teman yang trampil, rekomendaikan namanya. Jika Anda sendiri mampu; Bos ... kayaknya 30% onderdilnya perlu diganti deh. Biar saya aja yang servis ... biayanya segini!

12. Broker Proyek
Bagi penggemar bisnis sampingan, setiap waktu proyek berseliweran di depan hidung. Semisal ada proyek di luar ketrampilan yang Anda miliki, jangan pernah lepas begitu saja. Saya bisa bantu, beri waktu sehari ... Ini jawaban yang paling pakem. DILARANG KERAS MENOLAK PROYEK. Inilah hukum besi pemburu extra money. Tugas Anda hanya mencari relasi yang bisa memenuhi kebutuhan itu, dan meminta komisi proyek 15%.

13. Kolektor Kartu Nama
Di setiap kartu nama yang Anda peroleh dari siapapun, tercantum sekurang-kurangnya satu potensi bisnis sampingan. Agen asuransi, distributor MLM, agen kartu kredit, adalah pengoleksi kartu nama terbaik di jagad penjualan. Koleksi ini akan jadi sumber ide, inspirasi, relasi, dan peluang bisnis yang kaya. Maka, Anda wajib meminta kartu nama setiap orang yang Anda temui. Tidak boleh malu!

14. Anti Sendirian
Sawah ladang bisnis sampingan adalah kerumunan orang banyak. Jadi, jangan lewatkan undangan pernikahan, selamatan, diskusi, seminar, rapat akbar, kampanye, kursus, lokakarya, konferensi, lomba maraton, pameran-pameran, baik yang gratis maupun yang bayar. Inilah tambang emas para fotografer freelance.

15. Lakukan Sekarang Juga!
Tidak ada alasan menunda, Anda harus mencoba. Mulai detik ini, milikilah keberanian menjual ide, gagasan, mimpi, kemampuan, ketrampilan, dan pengalaman Anda. Awalnya berjalanlah dengan prinsip iseng-iseng berhadiah. Nothing to lose! Jika penghasilan ekstra mulai mengalir, Anda akan temukan suatu kegairahan baru yang tiada tara.

STRATEGI MELAKUKAN INVESTASI


Ada banyak cara melakukan investasi. Tapi sebelumnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Pahami Kondisi Keuangan
Sebelum melakukan investasi, Anda harus benar-benar memahami kondisi keuangan pribadi. Bukan hanya kondisi keuangan saat ini, tapi juga kondisi keuangan, sumber penghasilan, jumlah tanggungan, dan gaya hidup Anda di masa depan. Kalkulasikan secermat mungkin, hingga Anda dapat menentukan besarnya dana yang bisa diinvestasikan.

2. Tujuan Investasi
Setelah mengetahui kondisi kocek pribadi, tentukan apa tujuan investasi Anda. Untuk menggandakan dana, untuk jaminan hari tua, atau sekedar menyimpan uang agar aman. Untuk tujuan hari tua, misalnya, investasi bisa diarahkan pada sebuah produk yang menghasilkan tingkat pengembalian yang lumayan dalam jangkan panjang, seperti dana pensiun atau deposito.

3. Sisa Waktu yang Dimiliki
Bila sudah menentukan tujuan investasi, Anda perlu memperhitungkan berapa lama investasi tersebut berjalan. Hal ini tentu harus disesuaikan dengan usia Anda saat ini. Jika sisa waktu terbatas, sebaiknya Anda memilih produk investasi yang lebih agresif.

4. Tingkat Risiko
Setiap jenis investasi mengandung risiko. Tapi hal itu sangat tergantung dari sisi mana Anda melihatnya, karena setiap orang mempunyai pandangan berbeda terhadap sebuah masalah. Oleh sebab itu, yakinkan Anda mengetahui batas-batas kemampuan diri.
Setelah memahami dan yakin akan itu semua, barulah Anda bisa menentukan sarana dan cara investasi yang tepat. 

12 LANGKAH MEMULAI USAHA


Berniat membuka usaha sendiri, tapi bingung harus mulai darimana? Memang tak mudah untuk memulai usaha, tapi jika Anda bisa menjawab pertanyaan berikut, berarti Anda siap memulainya:

1. Apakah bidang usaha yang akan digeluti itu cukup potensial? Bagaimana prospeknya?

2. Seberapa ketat persaingannya? Siapa kira-kira yang akan menjadi pesaing usaha tersebut?
Bagaimana cara menghadapinya?

3. Apa target usaha tersebut? Bagaimana mencapainya?

4. Dari segi hukum, apa yang perlu disiapkan? Apa saja penghalangnya?

5. Apa nama usaha (perusahaan) itu?

6. Berapa dana yang dibutuhkan? Bagaimana memenuhinya?

7. Dimana usaha tersebut akan dijalankan? Apakah sudah mempersiapkan kantornya?

8. Sarana atau peralatan apa yang dibutuhkan? Bagaimana mendapatkannya?

9. Apa tersedia asuransi yang memadai?

10. Apakah Anda sudah memiliki supplier atau pemasok bahan baku?

11. Sistem manajemen seperti apa yang akan diterapkan?
Siapa yang akan menjalankan operasional usaha sehari-hari?
Berapa karyawan yang dibutuhkan?

12.Bagaimana sistem pemasaran dan distribusi produk atau jasa yang akan dihasilkan?
Bagaimana agar masyarakat mengenal produk atau jasa yang akan dipasarkan?
Bila tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu, maka sebaiknya Anda mengkaji ulang niat membuka usaha sendiri, sampai benar-benar siap. 

14 RAHASIA BUKA USAHA



Dalam sebuah seminar kewirausahaan terbeber fakta, betapa banyak orang ingin berhenti jadi karyawan, dan kemudian mulai buka usaha sendiri. Ada yang sudah siap dengan modal plus perencanaan yang njlimet. Ada yang baru berbekal dengan gagasan semata. Namun ada pula yang punya banyak uang, tapi bingung mau diapain. Masih banyak yang blank (bingung). Tak tahu bagaimana dan dari mana harus memulai.
Banyak usahawan sukses karena kelihaian dalam memulai dan memperluas usaha. Berikut 14 rahasianya yang umumnya mereka pakai. Namun tidak ada jaminan Anda akan berhasil dengan cara-cara berikut. Meski begitu, kini Anda punya banyak alternatif. Anda pun bisa mencuri inspirasi dari masing-masing cara itu.

1.Penuhi Kebutuhan Konsumen
Ini merupakan cara buka usaha yang paling umum. Jika di kantor Anda membutuhkan layanan katering, buka usaha katering. Jika warga di sekitar rumah anda membutuhkan jasa binatu, wartel, warnet, rental komputer, kursus, dll, buka usaha sesuai kebutuhan mereka tadi. Kuncinya, kenali kebutuhan konsumen. Lalu penuhi dengan harga, kualitas produk dan pelayanan yang lebih baik. Usaha berdasarkan kebutuhan konsumen yang nyata adalah hal prinsip dari semua jenis usaha.

2.Jual Keunikan
Jika Anda lumayan kreatif dan inovatif, pasti banyak hal baru yang berhasil Anda kreasikan. Banyak usaha baru dimulai dari penemuan jenis produk, teknologi, sistem, dan program baru. Jika berhasil menciptakan program komputer baru misalnya, jangan ragu mematenkan dan menjualnya. Penemuan baru --apalagi khas dan unik-- sangat berpeluang menembus pasar.

3.Duplikasi Usaha Lain
Bagi mereka yang merasa dirinya kurang kreatif dan inovatif, jangan patah arang. Terkadang ide usaha tersebar di mana-mana. Bahkan di depan mata. Anda hanya perlu membaca peluang, mengukur potensi, dan berani mengambil risiko. Misalnya di depan kampus A usaha fotokopi laris. Apa salahnya menyainginya di tempat yang sama? Anda cukup memfotokopi usaha itu, plus memberi sedikit nilai lebih (harga, pelayanan, kecepatan, keramahan). Siaplah bersaing!

4.Beri Fasilitas Tambahan
Mirip cara sebelumnya, namun perlu sedikit sentuhan kreatifitas. Misalnya tetangga Anda membuka penyewaan Play Station. Anda masih bisa menyainginya dengan tambahan fasilitas atau memperluas penawaran (bar, warnet, wartel, makanan siap saji, dll) di lokasi yang sama. Hampir setiap waktu ada saja jenis usaha yang lagi ngetren. Sedikit fasilitas tambahan, Anda pun siap bersaing dengan yang lebih dulu ada.

5.Jual Ketrampilan
Jeli mengenali bakat orang? Itu pun awal bisnis yang menantang. Banyak orang berbakat yang --jika dikembangkan dan diberi tempat-- bisa dijual lebih mahal. Tempat-tempat seperti restoran, toko-toko, salon, kursus, servis, pasar, mal-mal, adalah gudangnya orang berbakat. Ambil 2-3 pemangkas rambut berbakat dari salom-salom kecil. Sewakan tempat yang bagus, lengkapi dengan alat, beri brand yang khusus, dan suntik dengan sistem pelayanan yang sempurna. Anda pun sudah memiliki sebuah usaha pemangkas rambut yang eksklusif.

6.Jadi Agen
Mirip dengan sebelumnya, Anda bisa membuka kantor keagenan atau biro yang menyediakan jasa atau layanan spesifik. Misalnya agen modeling, foto model, penyanyi berbakat, head hunter, pengisi acara hiburan, biro jodoh, baby sister, dll. Untuk usaha ini, Anda perlu pengalaman dan relasi. Tetapi Anda bisa tangani sendiri atau mempekerjakan orang-orang berbakat di dalamnya.

7.Jual Barang Second
Masih sedikit yang peka dengan usaha ini. Barang second dengan nilai historis tertentu bisa punya harga tinggi. Anda bisa memburu barang-barang bermerk asli yang sudah tidak dipakai lagi. Anda bisa menjualnya di tempat lain dan dengan harga spesial. Banyak ekspatriat, selebritis, pengusaha, sampai jenderal yang punya selera berpakaian dan beraksesoris mahal di negeri ini. Anda tidak akan kekurangan barang.

8.Buka Kantor
Semisal Anda berlatar belakang profesi seperti dokter, akuntan, pengacara, notaris, desainer, trainer, ataupun konsultan. Jika sekarang masih jadi 'pekerja' di perusahaan orang, siap-siaplah merintis buka kantor sendiri. Kurang modal dan SDM? Ajak kolega atau teman seprofesi untuk patungan modal. Juallah skill dan pengalaman Anda. Jika reputasi bagus, relasi banyak, jangan kuatir kekurangan klien.

9.Jalankan DS/MLM
Bisnis ini prospektif, walau belum banyak dipilih menjadi alternatif. Direct Selling dan Multi-Level Marketing sering disebut personal franchise. Modalnya murah meriah, namun sudah didukung produk yang bagus, sistem pemasaran, pelatihan, dan jenjang karier. Sebagian perusahaan memberi kesempatan member mendirikan perseroan sendiri (authorized distributor) atau stockist. Namun waspadalah! Hindari bisnis skema piramid atau money game yang berkedok MLM.

10.Beli Waralaba
Yang modalnya lumayan besar, tapi tak mau repot pikirkan usaha yang sama sekali baru, beli waralaba (franchise) bisa jadi pilihan. Waralaba merupakan jenis usaha yang relatif terstandarisasi. Butuh kejelian membaca waralaba mana yang bagus. Berikut kemampuan membaca potensi pasarnya. Kini makin banyak pilihan waralaba, yang butuh modal besar atau sedang-sedang saja.

11.Beli Usaha Prospektif
Ada pula usaha tertentu punya keunikan dan SDM bagus. Prospek ke depannya pun cerah. Sayang untuk berkembang lebih jauh, usaha itu tidak punya modal lebih. Jika modal Anda cukup besar, dan menurut kalkulasi usaha itu bisa dikembangkan lebih pesat lagi, Anda bisa membelinya. Cara ini relatif lebih mahal, tetapi lumayan disukai investor tulen.

12.Beli Usaha Sekarat
Banyak usaha sekarat, bukan karena tidak ada prospek. Namun semata-mata karena manajemennya ambaradul. Jika Anda cukup jeli memetakan prospek ke depannya dan cukup pengalaman merekayasa ulang usaha, maka inilah peluang menarik. Usaha seperti ini bisa Anda beli dengan harga relatif murah. Kadang malah seperti harga 'grosir'. Namun ingat, biaya pemolesannya harus Anda kontrol.

13.Buka Lokasi
Beberapa usaha cepat sekali berkembang karena faktor lokasi. Semisal, ada pembangunan perumahan mewah di daerah pinggiran. Jika perumahan itu laku, umumnya perekonomian di situ akan cepat berkembang. Fasilitas pendukung akan makin banyak dibutuhkan. Nah, layani warga setempat dengan produk atau jasa yang sangat mereka butuhkan. Jangan lupa, pilihlah lokasi yang paling strategis di sana.

14.Usaha Bersama
Kadang usaha tertentu bisa lebih bagus jika didirikan dan dikelola bersama-sama. Semisal Anda kuper, tapi jago masak masakan asing. Sementara teman dekat Anda jago melobi dan punya relasi luas. Bisa saja Anda bersama-sama buka usaha restoran. Kelebihan masing-masing bisa saling memperkuat usaha baru, sekaligus memperbesar basis modalnya.

Cry On My Shoulder (Lyric)


Deutschl. sucht den Supers


If the hero never comes to you

If you need someone you're feeling blue
If you wait for love and you're alone
If you call your friends nobody's home

You can run away but you can't hide
Through a storm and through a lonely night
Then I'll show you there's a destiny
The best things in life they are free

But if you wanna cry
Cry on my shoulder
If you need someone
Who cares for you
If you're feeling sad
Your heart gets colder
Yes I show you what real love can do

If your sky is grey oh, let me know
There's a place in heaven where we'll go
If heaven is a million years away
Oh, just call me and I'll make your day
When the nights are gettin' cold and blue
When the days are gettin' hard for you
I will always stay here by your side
I promise you I'll never hide

But if you wanna cry
Cry on my shoulder
If you need someone
Who cares for you
If you're feeling sad
Your heart gets colder
Yes I show you what real love can do

But if you wanna cry
Cry on my shoulder
If you need someone
Who cares for you
If you're feeling sad
Your heart gets colder
Yes I show you what real love can do

What real love can do
What real love can do
What love can do
What love can do
Love can do

Karakter Pemimpin yang Luar Biasa


Saat seseorang memutuskan (baik secara sadar atau tidak) untuk mengikuti kepemimpinan anda, keputusan itu terutama karena satu atau dua hal berikut : karakter anda atau kemampuan anda. Mereka ingin memastikan apakah anda adalah seseorang yang pantas mereka ikuti, atau apakah anda memiliki kemampuan untuk membawa mereka pada keberhasilan. Tentu ada banyak pertimbangan, namun kali ini kita akan memusatkan perhatian pada diskusi untuk mengetahui macam-macam karakter yang membuat orang lain mengikuti kepemimpinan anda. 

1. INTEGRITAS
Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang anda katakan. Integritas membuat anda dapat dipercaya. Integritas membuat orang lain mengandalkan anda. Integritas adalah penepatan janji-janji anda. Satu hal yang membuat sebagian besar orang enggan mengikuti anda adalah bila mereka tak sepenuhnya merasa yakin bahwa anda akan membawa mereka menuju ke tujuan yang anda janjikan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mempunyai integritas ?

2. OPTIMISME
Takkan ada orang yang mau mengikuti anda bila anda memandang suram masa depan. Mereka hanya mau mengikuti seseorang yang bisa melihat masa depan dan memberitahukan pada mereka bahwa di depan sana terbentang tempat yang lebih baik, dan mereka dapat mencapai tempat itu. Apakah anda melihat gelas itu separuh kosong ? Bila ya, anda adalah seorang pesimis. Apakah anda melihat gelas itu separuh berisi ? Bila ya, anda adalah seorang optimis. Apakah anda melihatnya sebagai segelas penuh ; yaitu separuh berisi air dan separuh lagi berisi udara ? Maka anda adalah seorang yang super optimis. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang optimis ?

3. MENYUKAI PERUBAHAN
Pemimpin adalah mereka yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Sedangkan pengikut lebih suka untuk tinggal di tempat mereka sendiri. Pemimpin melihat adanya kebaikan di balik perubahan dan mengkomunikasikannya dengan para pengikut mereka. Jika anda tidak berubah, anda takkan tumbuh. Apakah anda anda dikenal sebagai seseorang yang memicu perubahan ?

4. BERANI MENGHADAPI RESIKO
Kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, kita mengambil resiko. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting.Kebanyak orang menghindari resiko. Karena itu, mereka bukan pemimpin. Para pemimpin menghitung resiko dan keuntungan yang ada di balik resiko. Mereka mengkomunikasikannya pada pengikut mereka dan melangkah pada hari esok yang lebih baik. Apakah anda dikenal sebagai seorang yang berani mengambil resiko ?

5. ULET
Kecenderungan dari pengikut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika anda gagal di langkah pertama, sudahlah menyerahlah saja." Jelas saja mereka melakukan itu, karena mereka bukan pemimpin. Para pemimpin itu tahu apa yang ada di balik tembok batu, dan mereka akan selalu berusaha menggapainya. Lalu mereka mengajak orang lain untuk terus berusaha. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang ulet, tangguh, dan berdaya tahan tinggi ?

6. KATALISTIS
Seorang pemimpin adalah seseorang yang secara luar biasa mampu menggerakkan orang lain untuk melangkah. Mereka bisa mengajak orang lain keluar dari zone kenyamanan dan bergerak menuju tujuan mereka. Mereka mampu membangkitkan gairah, antusiasme, dan tindakan dari para pengikut. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang mampu menggerakkan orang lain ?

7. BERDEDIKASI
Para pengikut menginginkan seseorang yang lebih mencurahkan perhatian dan komit ketimbang diri mereka sendiri. Pengikut akan mengikuti pemimpin yang senantiasa bekerja dan berdedikasi karena mereka melihat betapa pentingnya pencapaian tugas-tugas dan tujuan. Apakah anda dikenal sebagai seseorang yang komit dan senantiasa mencurahkan perhatian anda pada tujuan ?
Karakter kepemimpinan diatas tidaklah diperoleh seseorang begitu saja ketika dia lahir, namun dari proses kegagalan, beradaptasi dan terus bertumbuh. Teruskan semangat untuk terus belajar menjadi pemimpin sejati yang luar biasa !

- Chris Widener -
Character Traits of Extraordinary Leaders

PEMIMPIN


Belakangan banyak kampanye calon kepala daerah menghiasi jalanan dan televisi, sudah tidak mengherankan kalau sekarang banyak orang berebut dan berharap menjadi pemimpin. Kursi seorang pimpinan tak pernah kekurangan peminat, betapa tidak, iming-iming materi, kekuasaan, dan fasilitas sebagai imbalan dari sebuah jabatan pemimpin begitu menggiurkan sehingga menarik untuk diperebutkan. Padahal mengemban amanah sebagai pemimpin merupakan suatu tugas yang berat dan akan dimintai pertanggungjawabnya dihadapan Allah SWT, apapun bentuk kepemimpinannya itu.
Pada hakekatnya setiap dari kita adalah pemimpin dan bertanggung jawab sesuai lingkup masing-masing. Mulai dari diri sendiri, keluarga, sampai lingkungan masyarakat luas. Rasulullah SAW telah memberikan contoh nyata dalam pribadinya yang agung mengenai sebuah kepemimpinan. Michel Hart dalam buku 100 orang paling berpengaruh menempatkan Muhammad SAW dalam urutan pertama. Tak ada yang meragukan kepemimpinan Rasulullah SAW, kepemimpinan beliau tidak hanya berpengaruh pada zamannya saja, tetapi menginspirasi dan berpengaruh sepanjang masa. Sosok Rasulullah SAW yang berwibawa, berkarakter, bijaksana, tegas, jujur, adil, dermawan, dan penuh kasih sayang memantaskan beliau sebagai sosok yang pantas untuk diteladani.
Sebagai umat muslim, sudah semestinya kita meneladani Rasulullah SAW, terlebih pemimpin daerah dan negara, karena mereka-lah yang akan menentukan arah kehidupan masyarakat yang dipimpinnya, apakah lebih baik atau malah lebih buruk. Seorang pemimpin juga merupakan contoh bagi masyarakat yang dipimpinnya. Ajaran Islam yang agung memang telah sering dikumandangkan dalam pernyataan, namun sangat disayangkan belum diwujudkan dalam kenyataan.
Begitu miris mendengar pemimpin yang telah dipercaya masyarakat atau rakyat untuk mengemban amanah, malah menyelewengkannya, berlaku tidak adil, mementingkan diri sendiri dan golongan, serta yang lebih parah, memakan uang rakyat atau yang biasa kita sebut sebagai Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Untuk menjadi negara yang maju, bermartabat dan rakyatnya sejahtera sudah menjadi hal mutlak diperlukan pemimpin yang memiliki teladan Rasulullah SAW, terlebih mengenai kejujuran, kebijaksanaan, dan kasih sayang. Banyak pemimpin yang mematikan akhlak mulia dan menggantikannya dengan akhlak hina. Pemimpin yang koruptor misalnya, justru memberikan contoh kepada rakyatnya mengenai keserakahan. Tidak heran jika yang menjamur bukan kejujuran, melainkan kebohongan. Bahkan dipengadilan terjadi jual beli perkara. Bila sudah tidak ada keadilan dilembaga peradilan, rakyat bisa menjadi anarkis menghakimi dengan caranya sendiri. Begitupun dengan pemimpin yang menebar tuduhan dan fitnah yang dapat menyebabkan perpencahan dalam rakyatnya.
Rasulullah SAW dengan keteladanan akhlaknya yang agung dalam kepemimpinannya menumbuhkan dan memberikan contoh akhlak mulia pada rakyatnya. Dengan kepemimpinan akhlak mulia inilah potensi seseorang bisa diselaraskan dengan yang lain. Meski kadang berbeda pendapat, bisa saling memahami. Walau berbeda pendapat, masing-masing bisa memaklumi. Perbedaan bukan melemahkan, tapi justru saling melengkapi. Seperti orkestra, meski alat dan suaranya berbeda-beda, namun tetap terdengar mengalun merdu. Yang kuat menolong yang lemah, yang lemah mendoakan yang kuat. Yang kaya memberi yang miskin, yang miskin mendoakan yang kaya dengan tetap berusaha dan bersabar. Pemimpin dan yang dipimpin saling menghormati dan mendoakan. Semua diselaraskan menjadi masyarakat yang dinamis dan indah. Inilah tugas pemimpin, menyelaraskan dan menjadikan setiap rakyatnya bersatu walaupun memiliki perbedaan. Sebaliknya, kepemimpinan yang buruk, justru mengundang perpecahan. Potensi umat saling bertabrakan dan saling meniadakan. Banyak energi negatif yang justru menyedot kekuatan. Tanpa kepemimpinan yang baik, jumlah umat yang banyak hanya akan menjadi kerumunan. Keberadaannya seperti buih yang terombang ambing tak tentu arah.
Dengan spirit tauhid, akhlak mulia dan ukhuwah, sebagaimana diteladankan Rasulullah SAW, kepemimpinan akan mengundang rahmat Allah SWT, mengundang keterlibatan dan pertolongan Allah. Inilah solusi dari permasalahan menyangkut kepemimpinan, Insya Allah, Wallahu a’lam

Referensi:
Ust. Hanif Hannan, Edisi Rabiul Awal 1433 H - Februari 2012, Meneladani Kepemimpinan Rasulullah - Majalah Mulia